Posts

Bayar Bayar Bayar (Sebuah Oligarki)

Image
  Saya itu makin khawatir dengan kondisi tanah air. Jujur. Oligarki yang dipertontonkan. Tidak memberikan ruang bagi kelas masyarakat yang lain.  Kebijakan Badan Pengelola Danantara, yang penggunaannya belum tahu bakal seperti apa ke depan di tengah orang-orang yang berada di dalam Danantara itu sendiri, sepertinya memberikan keraguan yang besar. Alasannya sederhana.  Orang orang yang memimpin Danantara itu sendiri mulai dari Pengawas, pengawasan deean pengawasa, Komisaris atau hingga di level operasional seperti Direktur semuanya punya koneksi kepentingan masing-masing.  Maksud saya itu begini. Kenapa sih selalu yang dipilih sebagai Menteri atau CEO perusahaan BUMN itu dari kalangan yang memiliki keterkaitan. Keterkaitan dalam arti, bapaknya dulu orang kaya pendiri ini pendiri itu. Atau bapaknya dulu seorang pahlawan, begawan ekonomi ini begawan ekonomi itu.  Wajarlah kalangan anak muda dari Gen Y Gen Z pesimistis melihat bangsa ini. Munculnya isu-isu para maha...

Hidup Selow Anti Perbudakan (Candu Medsos)

Image
Hidup tenang itu adalah ketika kau tidak kepo dengan urusan orang lain. Cukup sekadarnya. Facebook, X (Twitter) dan Instagram itu harusnya hanya hiburan. Makin ke sini makin sadar bisa menghabiskan waktu ber jam-jam hanya melihat medsos. Candu iya. Jadi ingat dulu, ketika jaman televisi (tv) berbayar mulai dikenalkan. Jika hari libur bisa berjam-jam didepan layar tv.  Kata Pierre Bordieu, teoritis sosial yang banyak mengkritik soal tayangan di tv itu ibarat candu, membawa emosi dan prasangka. Padahal, hampir bisa dipastikan semua settingan atau 90 persen adalah settingan belaka.  Baca Juga :  Gaya Komunikasi Caturwulan Pemerintahan Prabowo Subianto Tapi kritikan Bordieu ini makin ke sini bukan tv. Tapi gadget yang di dalamnya banyak sekali tontonan yang bisa dikontrol. Kalau dahulu tv tidak mudah dikontrol karena diatur berdasarkan acara. Masih ingat dulu di stasiun tv TVRI tagline Menjalin Persatuan dan Kesatuan. Kalau di wilayah timur seperti Sulawesi jaman 1994....

Gaya Komunikasi Caturwulan Pemerintahan Prabowo Subianto

Image
Jalan caturwulan atau menuju empat bulan pemerintahan Prabowo Subianto bisa dibilang masih serampangan. Setidaknya begitu yang tampak dari kacamata penulis. Seolah tak ada strategi komunikasi yang mumpuni diterapkan. Padahal gaya komunikasi pemerintahan harus terlihat satu komando di mata masyarakat sehingga terkesan kompak dan solid. Berkaca dari gaya komunikasi pemerintahan di Amerika Serikat yang penuh dengan strategi kampanye terhadap satu isu dan sandaran data yang kuat sepertinya memang menjadi keharusan sehingga terlihat proporsional di mata publik. 

Krisis Politik Awal Pemerintahan dan Potensi Teragitasinya Terhadap Rakyat

Ichsan Amin/ 2241013011 (diajukan sebagai tugas Essai yang telat, Magister Komunikasi Univ Bakrie)  Jujur. Penulis cukup sulit berpikir menulis artikel khusus dan spesifik tanpa mengamati perkembangan sekarang. Setidaknya Periode Desember 2024 dan Januari 2025. Di periode ini, ada dua momen besar ekonomi dan politik di tanah air.     Pertama, di awal Desember 2024, terpilihnya Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, seharusnya menandai era baru pemerintahan dengan semangat yang baru bersama para menteri-menterinya yang baru saja dilantik per Oktober 2024.    Kedua, ekonomi yang berjalan lamban, melihat prediksi para pakar yang jauh memandang pertumbuhan ekonomi ke arah delapan persen sebagaimana target Presiden Prabowo adalah target yang sulit dicapai.     Berbicara krisis politik di tanah air di masa pemerintahan Prabowo tidak lepas dari gunjangganjing konflik pada masa Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dengan p...

Kenali Dirimu, Siapa Tau Punya Indera Keenam

Image

Kutipan Favorit yang Eksistensialis

Image
  S aya pikir, seorang tokoh anak muda yang mampu menyamai pemikiran Soe Hok Gie, adalah Ahmad Wahib-ia barangkali, eksistensialis sejati dengan pijakan dasar dari JP Sartre. “Tuhan aku ingin berbicara dengan engkau dalam suasana bebas. Aku percaya bahwa engkau tidak hanya benci pada ucapan-ucapan yang munafik, tapi juga benci pada pikiran-pikiran yang munafik, yaitu pikiran-pikiran yang tidak berani memikirkan yang timbul dalam pikirannya, atau pikiran-pikiran yang pura-pura tidak tahu akan pikirannya sendiri.”  (Ahmad Wahib, pergolakan pemikiran Islam)

Surat Cinta Kepada Ibu Megawati

Image
  Halo ibuk. Selamat malam, semoga dalam keadaan sehat dan rahayu. Mencermati perkembangan dunia politik akhir-akhir ini, rasa-rasanya demokrasi yang dipertontonkan per hari ini adalah demokrasi paling lucu dan buruk sepanjang Indonesia merdeka.  Ketika demonstrasi mahasiswa yang terjadi pada empat atau lima hari lalu-malam sebelum darurat Garuda Pacasila berlatar biru ramai memannggil riuh di media sosial haya dalam waktu dua hari, menjadi penanda ini adalah momen yang tepat supaya PDIP berpihak kepada rakyat.  Ketika satu per satu kebohongan terungkap, hendaklah partai politik sebesar PDIP yang berpihak pada wong cilik ini harus menyatu di momen ketika demokrasi diamputasi. Harus cepat menangkap momen. Putusan MK yang berpihak pada rakyat harusnya disokong oleh partai sebesar PDIP.  PDIP partai besar yang sudah makan asam garam, pernah jadi oposisi dan pernah tertatih-tatih di masa orde baru. Jika saya berhadapan sama ibu, yang sedang menyiram tanaman sehabis itu m...